Judul
: THE MOST BEAUTIFUL MOMENT OF LIFE 5
Author
: @hhero
Cast :
All member BTS (Kim SeokJin, Min Yoongi, Kim Namjoon, Jung Hoseok, Park Jimin,
Kim Taehyung, Jeon Jungkook), Kim So Jung / Sowon (GFriend) , OC
Genre
: Friendship, Comedy, Romance, and School Life {(MAYBE)}
-
Kembali lagi dengan saya dengan cerita
abal-abal dan alur yang pasaran. Namanya juga manusia yah mesti ada salah.
#iiieeegak.
Oke capcus aje.
{gambar hanya pemanis}
Happy reading guys ....
~~WARNING TYPO EVERYWHERE~~
--preview--
“Eomma,
ahjussi apa yang sebenarnya terjadi. Kenapa kalian hanya diam saja ? oooh
ayolah jika ada masalah katakan saja. Dan juga kenapa jin hyung dan sowon nuna
diam-diaman ? apa kalian semua tengah merencankan sesuatu !!!" oceh
jungkook yang sudah kelewat batas kesabaranya.
Semua
saling menatap jungkook. Mereka saling bertukar pandang, kemudian SeokJin
berdiri lalu manarik tangan sowon dan ...
@AUTHOR
POV
“Hyung
nuna, kalian mau kemana ??” teriak jungkook dengan lantang memanggil dua orang
manusia yang tengah pergi meninggalkanya.
“Kenapa
kalian merusak hari bahagia ku ini” jungkook berlari menuju kamarnya dengan
langkah tergesa-gesa.
Sedangkan
dua orang manusia yang tadi meninggalkan jungkook hanya dapat diam dan tentu
saja tersenyum melihat perilaku jungkook.
“Kau
lihat, rencana kita BERHASIL”
#FLASHBACK
“Sowon”
panggil Jin yang melihat Sowon akan pergi.
“Ada
apa ?” tanya Sowon.
“Apa
kau ingat, besok kita ulangtahun !!”
“Tentu
saja aku ingat”
“Bagaimana
jika kita merencanakan sesuatu untuk Jungkook” jawab SeokJin dengan senyum evil
nya.
“Mwo
??” Sowon tahu, semua yang dipikirkan SeokJin pasti sesuatu yang berbau aneh
dan gila. Tapi Sowon juga tahu dengan otak jenius milik Seokjin semua rencana
itu akan berjalan mulus.
Ternyata
bukan hanya Sowon dan Seokjin yang ikut serta dalam rencana ini, tapi bahkan
orang tua mereka dan teman-teman mereka.
“Sungguh
kasian jungkook” batin Sowon yang sudah tahu bagaimana rencana mereka.
#FLASHBACK
END
“Lalu
apa yang akan kita lakukan sekarang. Kasihan Jungkook, mungkin dia akan
menangis di kamarnya saat ini” kata Sowon khawatir tapi menambah senyum evil
milik Seokjin.
“Aku
merindukan sikap mu yang seperti ini” ucap Seokjin dengan mata yang masih
menatap jendela kamar jungkook.
#AT
NIGHT
Jungkook
yang masih menangis meringkuk dikamarnya.
“Kenapa
kalian jahat sekali, ini hari ulangtahun kita, apa kalian tidak ingat ??” ucap
jungkook dalam sela-sela tangisnya.
Tok
tok tok
Suara
yang muncul dari pintu kamar yang bewarna putih itu membuat jungkook
memalingkan wajahnya pada pintu.
“Jungkook,
ayo makan. Dari sore kau terus menurung dirimu dikamar, apa yang terjadi,
kookie ??” tanya ayah jungkook dan tentu saja ini sudah direncanakan.
“Jungkook”
“Kookie”
Jungkook
tak menjawab panggilan itu, ia sangat marah dengan semua orang saat ini.
“Tadi
Seokjin dan Sowon mencarimu”
“Tentu
saja mereka mencariku” jawab jungkook dengan volume yang sangat pelan, bahkan
semut saja tidak mampu mendengarnya.
Setelah
beberapa lama, seperti nya ayah jungkook sudah pergi.
Ayah
jungkook memberikan isyarat pada mereka, bahwa rencana mereka berhasil.
Kue
tart besar bewarna sapi (read : putih hitam) di tengahnya tertulis nama mereka
bertiga “KIM SEOKJIN KIM SOWON JEON JUNGKOOK”. Dihiasi pula dengan lilin ber
angka 18 17 16.
Seokjin
mengisyaratkan dengan jari.
Satu
...
Mereka
membuka pintu itu dengan kunci yang telah mereka salin dan ini sudah
direncanakan. Rencana ini benar-benar dibuat dengan matang.
Dua
...
Tiga
...
Cklek,,,
“KOOKIE
SELAMAT ULANG TAHUN” ucap mereka bersama-sama.
Si
Jungkook yang tengah meringkuk di pojok kamar dengan mata sembab dan keadaan
yang memprihatinkan menoleh.
Sowon
dan Seokjin menghampiri jungkook, mereka iba tapi tentu saja mereka senang,
rencana mereka 100% berhasil.
Mereka
bertiga berpelukan, aaaah Sowon dan Seokjin benar-benar tak kuasa melihat adik
kesayangan mereka seperti ini, dan tanpa sadar air mata mereka mengalir,
tangisan pecah dikamar ini.
Tak
lupa juga orangtua mereka dan teman mereka yang tengah melihat juga ikut
terharu melihat kejadian seperti ini.
“Jungkook
ah, maafkan kami. Kami hanya ingin memberimu kejutan” ucap Sowon disela-sela
tangisan mereka.
“Kalian
jahat, kenapa kalian melakukan ini padaku ? kalian jahat kalian jahat” ronta
jungkook sembari memukul-mukul Seokjin untuk melepaskan amarahnya.
Seokjin
hanya dapat tersenyum melihat perilaku jungkook yang semakin seperti anak
kecil.
“Baiklah,
ayo tiup lilin nya” ibu jungkook mendekatkan kue itu pada tiga bocah yang
sedang menangis seperti anak kecil.
Satu
...
Dua
....
Tiga
....
“Huuuuuufffft”
.
.
Setelah
kejadian yang terjadi kemarin, tiga bocah itu semakin dekat.
Seperti
halnya sekarang, mereka tengah bermain kejar-kejaran ditaman.
“Hyung,
kemari. Tangkap aku kalau kau bisa ?” Jungkook yang hyper aktif itu terus
menerus mengganggu Seokjin.
“Awas
kau. Dasar bocaaaah .....” teriak Seokjin dan mengundang tawa temannya itu.
Sedangkan
Sowon hanya duduk dan tersenyum melihat nya, melihat dua orang manusia yang
tengah kejar-kejaran itu.
Tiba-tiba
.....
“Jantung
sialan, kenapa kau berdetak cepat seperti ini. Haaaissh” umpat Sowon.
“Hei
KIM SOWON kemarilah, ini tidak adil” teriak Seokjin yang masih terengah-engah
mengejar Jungkook.
“Dasar
tua, begitu saja K.O” ejek Jungkook dan membuat Seokjin makin berapi-api.
“Shit”
satu kata yang diucapkan Seokjin dan membuat langkah kakinya makin cepat menghampiri
Jungkook.
Jungkook
merasakan aura Seokjin berubah, kemudian dia berlari menghampiri Sowon untuk
meminta perlindungan.
“Nuna
tolong aku, si tua itu mau membunuhku” ucap Jungkook yang sudah berada
dibelakang Sowon.
“YA,
kemari kau”
~END~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar