Rabu, 31 Agustus 2016

THE MOST BEAUTIFUL MOMENT OF LIFE 5 [END]


Judul : THE MOST BEAUTIFUL MOMENT OF LIFE 5
Author : @hhero
Cast : All member BTS (Kim SeokJin, Min Yoongi, Kim Namjoon, Jung Hoseok, Park Jimin, Kim Taehyung, Jeon Jungkook), Kim So Jung / Sowon (GFriend) , OC
Genre : Friendship, Comedy, Romance, and School Life {(MAYBE)}
-
Kembali lagi dengan saya dengan cerita abal-abal dan alur yang pasaran. Namanya juga manusia yah mesti ada salah. #iiieeegak.
Oke capcus aje.
{gambar hanya pemanis}
Happy reading guys ....
~~WARNING TYPO EVERYWHERE~~
--preview--
“Eomma, ahjussi apa yang sebenarnya terjadi. Kenapa kalian hanya diam saja ? oooh ayolah jika ada masalah katakan saja. Dan juga kenapa jin hyung dan sowon nuna diam-diaman ? apa kalian semua tengah merencankan sesuatu !!!" oceh jungkook yang sudah kelewat batas kesabaranya.
Semua saling menatap jungkook. Mereka saling bertukar pandang, kemudian SeokJin berdiri lalu manarik tangan sowon dan ...
.
@AUTHOR POV
“Hyung nuna, kalian mau kemana ??” teriak jungkook dengan lantang memanggil dua orang manusia yang tengah pergi meninggalkanya.
“Kenapa kalian merusak hari bahagia ku ini” jungkook berlari menuju kamarnya dengan langkah tergesa-gesa.
Sedangkan dua orang manusia yang tadi meninggalkan jungkook hanya dapat diam dan tentu saja tersenyum melihat perilaku jungkook.
“Kau lihat, rencana kita BERHASIL”
#FLASHBACK
“Sowon” panggil Jin yang melihat Sowon akan pergi.
“Ada apa ?” tanya Sowon.
“Apa kau ingat, besok kita ulangtahun !!”
“Tentu saja aku ingat”
“Bagaimana jika kita merencanakan sesuatu untuk Jungkook” jawab SeokJin dengan senyum evil nya.
“Mwo ??” Sowon tahu, semua yang dipikirkan SeokJin pasti sesuatu yang berbau aneh dan gila. Tapi Sowon juga tahu dengan otak jenius milik Seokjin semua rencana itu akan berjalan mulus.
Ternyata bukan hanya Sowon dan Seokjin yang ikut serta dalam rencana ini, tapi bahkan orang tua mereka dan teman-teman mereka.
“Sungguh kasian jungkook” batin Sowon yang sudah tahu bagaimana rencana mereka.
#FLASHBACK END
“Lalu apa yang akan kita lakukan sekarang. Kasihan Jungkook, mungkin dia akan menangis di kamarnya saat ini” kata Sowon khawatir tapi menambah senyum evil milik Seokjin.
“Aku merindukan sikap mu yang seperti ini” ucap Seokjin dengan mata yang masih menatap jendela kamar jungkook.
#AT NIGHT
Jungkook yang masih menangis meringkuk dikamarnya.
“Kenapa kalian jahat sekali, ini hari ulangtahun kita, apa kalian tidak ingat ??” ucap jungkook dalam sela-sela tangisnya.
Tok tok tok
Suara yang muncul dari pintu kamar yang bewarna putih itu membuat jungkook memalingkan wajahnya pada pintu.
“Jungkook, ayo makan. Dari sore kau terus menurung dirimu dikamar, apa yang terjadi, kookie ??” tanya ayah jungkook dan tentu saja ini sudah direncanakan.
“Jungkook”
“Kookie”
Jungkook tak menjawab panggilan itu, ia sangat marah dengan semua orang saat ini.
“Tadi Seokjin dan Sowon mencarimu”
“Tentu saja mereka mencariku” jawab jungkook dengan volume yang sangat pelan, bahkan semut saja tidak mampu mendengarnya.
Setelah beberapa lama, seperti nya ayah jungkook sudah pergi.
Ayah jungkook memberikan isyarat pada mereka, bahwa rencana mereka berhasil.
Kue tart besar bewarna sapi (read : putih hitam) di tengahnya tertulis nama mereka bertiga “KIM SEOKJIN KIM SOWON JEON JUNGKOOK”. Dihiasi pula dengan lilin ber angka 18 17 16.
Seokjin mengisyaratkan dengan jari.
Satu ...
Mereka membuka pintu itu dengan kunci yang telah mereka salin dan ini sudah direncanakan. Rencana ini benar-benar dibuat dengan matang.
Dua ...
Tiga ...
Cklek,,,
“KOOKIE SELAMAT ULANG TAHUN” ucap mereka bersama-sama.
Si Jungkook yang tengah meringkuk di pojok kamar dengan mata sembab dan keadaan yang memprihatinkan menoleh.
Sowon dan Seokjin menghampiri jungkook, mereka iba tapi tentu saja mereka senang, rencana mereka 100% berhasil.
Mereka bertiga berpelukan, aaaah Sowon dan Seokjin benar-benar tak kuasa melihat adik kesayangan mereka seperti ini, dan tanpa sadar air mata mereka mengalir, tangisan pecah dikamar ini.
Tak lupa juga orangtua mereka dan teman mereka yang tengah melihat juga ikut terharu melihat kejadian seperti ini.
“Jungkook ah, maafkan kami. Kami hanya ingin memberimu kejutan” ucap Sowon disela-sela tangisan mereka.
“Kalian jahat, kenapa kalian melakukan ini padaku ? kalian jahat kalian jahat” ronta jungkook sembari memukul-mukul Seokjin untuk melepaskan amarahnya.
Seokjin hanya dapat tersenyum melihat perilaku jungkook yang semakin seperti anak kecil.
“Baiklah, ayo tiup lilin nya” ibu jungkook mendekatkan kue itu pada tiga bocah yang sedang menangis seperti anak kecil.
Satu ...
Dua ....
Tiga ....
“Huuuuuufffft”
.
.
Setelah kejadian yang terjadi kemarin, tiga bocah itu semakin dekat.
Seperti halnya sekarang, mereka tengah bermain kejar-kejaran ditaman.
“Hyung, kemari. Tangkap aku kalau kau bisa ?” Jungkook yang hyper aktif itu terus menerus mengganggu Seokjin.
“Awas kau. Dasar bocaaaah .....” teriak Seokjin dan mengundang tawa temannya itu.
Sedangkan Sowon hanya duduk dan tersenyum melihat nya, melihat dua orang manusia yang tengah kejar-kejaran itu.
Tiba-tiba .....
“Jantung sialan, kenapa kau berdetak cepat seperti ini. Haaaissh” umpat Sowon.
“Hei KIM SOWON kemarilah, ini tidak adil” teriak Seokjin yang masih terengah-engah mengejar Jungkook.
“Dasar tua, begitu saja K.O” ejek Jungkook dan membuat Seokjin makin berapi-api.
“Shit” satu kata yang diucapkan Seokjin dan membuat langkah kakinya makin cepat menghampiri Jungkook.
Jungkook merasakan aura Seokjin berubah, kemudian dia berlari menghampiri Sowon untuk meminta perlindungan.
“Nuna tolong aku, si tua itu mau membunuhku” ucap Jungkook yang sudah berada dibelakang Sowon.
“YA, kemari kau”


~END~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar