Title: REMEMBER YOU [NEW
VERSION] 8
Author: @hhero
Genre: AU, Romance,
Friendship, Life School
Rating: T
Cast: Kim SeokJin (BTS), Park
SooRi (OC), OC
Length: Chapter
Disclaimer : terinspirasi
dari pengalaman author sendiri (10%) plus khayalan-khayalan author yang gak
pernah kejadian di kehidupan nyata dan beberapa ff yang dah gue baca, FF
abal-abal alur plot pasaran.
A/N : bisa dibilang ini
terusanya REMEMBER YOU, tapi ini beda versi. Terserah kalian lah gimana
bacanya, tapi gue saranin baca REMEMBER YOU dulu, supaya ngerti gimana
asal-usul mereka. Oke !!!
-
Gak
suka ?? gak usah baca !!
-
HAPPY
READING
-
-
@AuthorPOV
Kim SeokJin dari tadi tidak memperhatikan
apa yang guru sampaikan, ia melamun sambil memandang keluar langit, apa yang
dipikirkanya ?
Kriiing kriiiing kriiiiing
Bel pulang sekolah pun
berbunyi, semua murid berhamburan keluar kelas, tapi tidak dengan Kim SeokJin,
dia masih saja melamun. Seperti merasa nyawanya telah kembali, tiba-tiba dia
menggerbak meja lalu pergi.
Kim SeokJin kini tengah
berada didepan kelas 1-2, dan tentu saja disini dia akan menemui SooRi, orang
yang telah mengganggu pikirnya akhir-akhir ini.
“Park SooRi” panggilnya seraya
menggoyangkan tubuh SooRi supaya bangun.
“Ada apa ?” SooRi yang masih
mengantuk menjawab singkat.
“Yak, kenapa kau masih tidur
disini ? ini kan jam pulang. Bagaimana jika kau
terkunci disini ?” omel Kim SeokJin dan tentu saja itu
ada benarnya, seorang yeoja tengah tertidur dikelas sendirian, dia bisa
terkunci disini atau mungkin terkena jailan teman-temannya.
“Oooh benarkah ? haoooum,
lalu kemana mereka semua ?” ucapnya sembari sesekali menguap.
“Haiiish, ayo pulang” Kim
SeokJin menarik tangan Park SooRi dengan nyawa Park SooRi yang belum terkumpul
sempurna.
Mereka berdua berjalan
melewati anak-anak tangga, dengan tangan yang masih saling mengait.
“Kenapa sudah dikunci ?
Dimana satpam itu ? bukankah seharusnya jam segini gerbang belum dikunci !!” omel
SeokJin didepan gerbang yang sudah terkunci sambil melihat sekitar mencari
satpam yang biasa menjaga sekolahnya ini.
“Ini semua karena mu, coba
saja kalau kau tak tidur kita tak akan terkunci disini. Lalu bagaimana cara
kita pulang ?” tatap SeokJin dengan tatapan menyalahkan.
“YA YA, kenapa kau
menyalahkanku ? aku tak menyuruhmu menemuiku ? dan jika saja kau lebih cepat
membangunkan ku mungkin kita tidak akan terkunci disini” bela Park SooRi dengan
nyawa yang sudah lengkap.
“Haaaiiiisssh, lalu apa yang
akan kita lakukan ? menunggu sampai satpam itu datang ? Oooh itu tidak mungkin,
ini sudah pukul 11 malam” celoteh SeokJin.
“Lalu ? apa ada jalan keluar
lain disekolah ini ?” tanya SeokJin lagi.
“Ada satu, tapi itu melewati
taman belakang sana” jawab Seokjin sendiri pada pertanyaan nya tadi.
“Ooooh tidak-tidak lebih baik
aku menunggu disini dari pada lewat taman belakang yang menakutkan itu” tolak
SooRi.
“Begini saja, kita cari dulu
tempat yang aman, disini terlalu dingin dan kelihatnya sebentar lagi akan turun
hujan”
“Kemana ? apakah masih ada
kelas yang terbuka ? ooooh iya kelasku, ayo segera kesana”
Dikarenakan sudah tidak ada
ide lagi, mereka berdua pergi menuju ruang kelas.
@KimSeokJinPOV
“Begini saja, kita cari dulu
tempat yang aman, disini terlalu dingin dan kelihatnya sebentar lagi akan turun
hujan” tawarku padanya, karena memang hawa malam ini lebih dingin dan awan yang
mendung (mendung ? kan malem gelap, kok bisa tahu kalo mendung ? | aah jangan
banyak tanya)
“Kemana ? apakah masih ada
kelas yang terbuka ? ooooh iya kelasku, ayo segera kesana” ajak SooRi bergegas
menaiki tangga.
Kami tiba didepan kelas, aneh
kenapa hanya ruang ini yang tak terkunci ?
“Baiklah karena ini sudah
malam dan juga kita tidak mungkin bisa keluar dari sekolah ini, sebaiknya kita
tidur saja supaya besok dapat bangun pagi dan pulang kerumah. Okee selamat
tidur” ucapnya lalu mulai mendengarkan musik melalui heatset nya.
Tunggu,
headset ? telephone ? aah benar juga kenapa tak terpikirkan olehku.
“Kenapa kau tidak menghubungi
keluargamu, kau bawa handphone dan pasti sekarang mereka sedang
mengkhawatirkanmu”
Kenapa
ide secermerlang ini baru keluar ?
“Hhmm percuma, mereka tidak
peduli terhadapku, mereka tidak akan menyadari jika aku tidak pulang. Percuma
saja jika aku menghubungi mereka, mereka akan pura-pura sibuk” jawabnya dengan
raut muka datar.
“Heeei kau kan belum
mencobanya, ayolah, dari pada tidur disini”
“Ini bukan pertama kalinya
aku terkunci disini, mungkin sudah beberapa kali. Dulu saat pertama kali aku terkunci,
aku menghubungi mereka, tapi mereka bilang kalau aku hanya main-main dan mereka
menganggapku ini tidak lah penting”
Pernyataanya membuatku
tertegun, siapakah yeoja ini ? kenapa dia begitu tangguh melewati dunia yang
kejam ini ?
“Lalu kenapa kau tak
menghubungi orangtuamu ?” tanyanya balik.
“Eeemm, aku kasihan pada
mereka, jika aku katakan yang sebenarnya mereka akan sangat cemas kebingungan
dan mengkhawatirkanku” jawabku sembari menatap lurus kedepan.
“Kau beruntung sekali memiliki
orang tua yang sangat sayang dan peduli padamu”
“Eeeeh maaf kan aku” maaf ku
dengan penuh serba salah.
“Tidak tidak apa, ayo tidur
ini sudah pukul setengah 12, sebentar lagi tengah malam. Oke selamat tidur”
Dasar yeoja ini, entah
mengapa aku tidak merasakan kantuk sama sekali, padahal biasanya aku nomor satu
kalau tidur.
Yah karena aku namja disini,
jadi aku harus menjaganya, ya sebagai namja sejati aku harus tanggungjawab.
Waktu terus bergulir, satu
jam telah terlewat, kini saatnya rasa kantuk mulai datang padaku ditambah cuaca
yang dingin seperti ini memang lebih enak tidur.
Kurobohkan tubuhku pada
bangku sebelah SooRi.
Kenapa
dia cantik sekali ketika tertidur ?
Mata,
mulut, hidung itu terlihat lebih sempurna.
Aaah kenapa kau mulai
aneh-aneh Kim SeokJin, tenangkan fikiranmu, fokus-fokus.
Akhirnya aku pun ikut
tertidur.
@AuthorPOV
Pagi ini tak seperti
biasanya, kelas 1-2 yang biasanya sepi kini ramai, dikarenakan ditemukan dua
buah tubuh bernyawa. Tentu saja, semua murid tidak ingin ketinggalan hal-hal
seperti ini, mereka mulai memfoto menguplad mengedit membagikan foto yang telah
mereka ambil di sosial media masing-masing.
Peristiwa ini dimulai dengan
jeritanya seorang yeoja dan menjabat sebagai ketua kelas. Lantas saja semua
orang penasaran apa gerangan terjadi yang membuat si ketua kelas alay itu
berteriak.
Mereka mulai
berbondong-bondong datang, beberapa dari mereka membawa peralatan seperti sapu,
tongkat, bola dan tentu saja ada berbagai macam merek handphone dan kamera
untuk mengabadikan peristiwa tersebut.
Ketika sudah sampai pada asal
suara, mereka ternganga tertegun ter-syok terkaget terhura, melihat sepasang
manusia yang tengah tidur di dalam kelas dengan keadaan yang memprihatinkan.
Bayangkan saja, wajah kedua
orang itu kusam dekil badan bau dan keadaan mereka acak-acakan sungguh
memprihatinkan.
Karena terlalu banyaknya
murid yang mengerumpul, seorang guru datang mengusir murid-murid itu.
“Pergi kalian pergi, jika
dalam hitungan ke-3 kalian tidak pergi, lihat saja kalian akan mendapatkan
hukuman, hussst hussst hussst” layaknya seorang pengembala yang sedang mengatur
hewan nya.
“HEI KALIIIAN BERDUUUAAAA,
BAAAANGUUUUUN” teriak guru itu disebelah kuping mereka berdua.
Gleeek.
Karena suara yang sangat
nyaring cetar membahana badai melintang itu SeokJin dan SooRi mampu terbangun
dari mimpinya.
“Aaaaoooooom, apa yang
terjadi ? eeeh ada saem disini ? kenapa ada di rumahku saem ?” tanya seokjin
dengan tampang polos nya habis tidur sambil mengucek-ucek matanya.
“Eeeh SooRi juga disini”
tambahnya.
Sedangkan SooRi hanya diam,
mencoba mengumpulkan nyawanya dan mencoba mengingat-ingat apa yang telah
terjadi.
“Ommo” aaah akhirnya park
soori sudah menyadari apa yang terjadi, dia kemudian berlari meninggalkan kelas
guru dan kim seokjin yang masih ngawur disana.
“YAAA PARK SOORI MAU KEMANA
KAU ? AWAS NANTI JIKA KAU TERTANGKAP” teriak guru itu dikoridor dan membuat
suaranya menggema.
To
be continue ....
Sory GAJE....
Jangan lupa tinggalkan
komentar ya ....
No copas, don’t plagiarisme
!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar