Kamis, 18 Agustus 2016

REMEMBER YOU [NEW VERSION pt.8]


Title: REMEMBER YOU [NEW VERSION] 8
Author: @hhero
Genre: AU, Romance, Friendship, Life School
Rating: T
Cast: Kim SeokJin (BTS), Park SooRi (OC), OC
Length: Chapter
Disclaimer : terinspirasi dari pengalaman author sendiri (10%) plus khayalan-khayalan author yang gak pernah kejadian di kehidupan nyata dan beberapa ff yang dah gue baca, FF abal-abal alur plot pasaran.
A/N : bisa dibilang ini terusanya REMEMBER YOU, tapi ini beda versi. Terserah kalian lah gimana bacanya, tapi gue saranin baca REMEMBER YOU dulu, supaya ngerti gimana asal-usul mereka. Oke !!!
-
Gak suka ?? gak usah baca !!
-
HAPPY READING
-
-
@AuthorPOV
Kim SeokJin dari tadi tidak memperhatikan apa yang guru sampaikan, ia melamun sambil memandang keluar langit, apa yang dipikirkanya ?
Kriiing kriiiing kriiiiing
Bel pulang sekolah pun berbunyi, semua murid berhamburan keluar kelas, tapi tidak dengan Kim SeokJin, dia masih saja melamun. Seperti merasa nyawanya telah kembali, tiba-tiba dia menggerbak meja lalu pergi.
Kim SeokJin kini tengah berada didepan kelas 1-2, dan tentu saja disini dia akan menemui SooRi, orang yang telah mengganggu pikirnya akhir-akhir ini.
“Park SooRi” panggilnya seraya menggoyangkan tubuh SooRi supaya bangun.
“Ada apa ?” SooRi yang masih mengantuk menjawab singkat.
“Yak, kenapa kau masih tidur disini ? ini kan jam pulang. Bagaimana jika kau
terkunci disini ?” omel Kim SeokJin dan tentu saja itu ada benarnya, seorang yeoja tengah tertidur dikelas sendirian, dia bisa terkunci disini atau mungkin terkena jailan teman-temannya.
“Oooh benarkah ? haoooum, lalu kemana mereka semua ?” ucapnya sembari sesekali menguap.
“Haiiish, ayo pulang” Kim SeokJin menarik tangan Park SooRi dengan nyawa Park SooRi yang belum terkumpul sempurna.
Mereka berdua berjalan melewati anak-anak tangga, dengan tangan yang masih saling mengait.
“Kenapa sudah dikunci ? Dimana satpam itu ? bukankah seharusnya jam segini gerbang belum dikunci !!” omel SeokJin didepan gerbang yang sudah terkunci sambil melihat sekitar mencari satpam yang biasa menjaga sekolahnya ini.
“Ini semua karena mu, coba saja kalau kau tak tidur kita tak akan terkunci disini. Lalu bagaimana cara kita pulang ?” tatap SeokJin dengan tatapan menyalahkan.
“YA YA, kenapa kau menyalahkanku ? aku tak menyuruhmu menemuiku ? dan jika saja kau lebih cepat membangunkan ku mungkin kita tidak akan terkunci disini” bela Park SooRi dengan nyawa yang sudah lengkap.
“Haaaiiiisssh, lalu apa yang akan kita lakukan ? menunggu sampai satpam itu datang ? Oooh itu tidak mungkin, ini sudah pukul 11 malam” celoteh SeokJin.
“Lalu ? apa ada jalan keluar lain disekolah ini ?” tanya SeokJin lagi.
“Ada satu, tapi itu melewati taman belakang sana” jawab Seokjin sendiri pada pertanyaan nya tadi.
“Ooooh tidak-tidak lebih baik aku menunggu disini dari pada lewat taman belakang yang menakutkan itu” tolak SooRi.
“Begini saja, kita cari dulu tempat yang aman, disini terlalu dingin dan kelihatnya sebentar lagi akan turun hujan”
“Kemana ? apakah masih ada kelas yang terbuka ? ooooh iya kelasku, ayo segera kesana”
Dikarenakan sudah tidak ada ide lagi, mereka berdua pergi menuju ruang kelas.
@KimSeokJinPOV
“Begini saja, kita cari dulu tempat yang aman, disini terlalu dingin dan kelihatnya sebentar lagi akan turun hujan” tawarku padanya, karena memang hawa malam ini lebih dingin dan awan yang mendung (mendung ? kan malem gelap, kok bisa tahu kalo mendung ? | aah jangan banyak tanya)
“Kemana ? apakah masih ada kelas yang terbuka ? ooooh iya kelasku, ayo segera kesana” ajak SooRi bergegas menaiki tangga.
Kami tiba didepan kelas, aneh kenapa hanya ruang ini yang tak terkunci ?
“Baiklah karena ini sudah malam dan juga kita tidak mungkin bisa keluar dari sekolah ini, sebaiknya kita tidur saja supaya besok dapat bangun pagi dan pulang kerumah. Okee selamat tidur” ucapnya lalu mulai mendengarkan musik melalui heatset nya.
Tunggu, headset ? telephone ? aah benar juga kenapa tak terpikirkan olehku.
“Kenapa kau tidak menghubungi keluargamu, kau bawa handphone dan pasti sekarang mereka sedang mengkhawatirkanmu”
Kenapa ide secermerlang ini baru keluar ?
“Hhmm percuma, mereka tidak peduli terhadapku, mereka tidak akan menyadari jika aku tidak pulang. Percuma saja jika aku menghubungi mereka, mereka akan pura-pura sibuk” jawabnya dengan raut muka datar.
“Heeei kau kan belum mencobanya, ayolah, dari pada tidur disini”
“Ini bukan pertama kalinya aku terkunci disini, mungkin sudah beberapa kali. Dulu saat pertama kali aku terkunci, aku menghubungi mereka, tapi mereka bilang kalau aku hanya main-main dan mereka menganggapku ini tidak lah penting”
Pernyataanya membuatku tertegun, siapakah yeoja ini ? kenapa dia begitu tangguh melewati dunia yang kejam ini ?
“Lalu kenapa kau tak menghubungi orangtuamu ?” tanyanya balik.
“Eeemm, aku kasihan pada mereka, jika aku katakan yang sebenarnya mereka akan sangat cemas kebingungan dan mengkhawatirkanku” jawabku sembari menatap lurus kedepan.
“Kau beruntung sekali memiliki orang tua yang sangat sayang dan peduli padamu”
“Eeeeh maaf kan aku” maaf ku dengan penuh serba salah.
“Tidak tidak apa, ayo tidur ini sudah pukul setengah 12, sebentar lagi tengah malam. Oke selamat tidur”
Dasar yeoja ini, entah mengapa aku tidak merasakan kantuk sama sekali, padahal biasanya aku nomor satu kalau tidur.
Yah karena aku namja disini, jadi aku harus menjaganya, ya sebagai namja sejati aku harus tanggungjawab.
Waktu terus bergulir, satu jam telah terlewat, kini saatnya rasa kantuk mulai datang padaku ditambah cuaca yang dingin seperti ini memang lebih enak tidur.
Kurobohkan tubuhku pada bangku sebelah SooRi.
Kenapa dia cantik sekali ketika tertidur ?
Mata, mulut, hidung itu terlihat lebih sempurna.
Aaah kenapa kau mulai aneh-aneh Kim SeokJin, tenangkan fikiranmu, fokus-fokus.
Akhirnya aku pun ikut tertidur.
@AuthorPOV
Pagi ini tak seperti biasanya, kelas 1-2 yang biasanya sepi kini ramai, dikarenakan ditemukan dua buah tubuh bernyawa. Tentu saja, semua murid tidak ingin ketinggalan hal-hal seperti ini, mereka mulai memfoto menguplad mengedit membagikan foto yang telah mereka ambil di sosial media masing-masing.
Peristiwa ini dimulai dengan jeritanya seorang yeoja dan menjabat sebagai ketua kelas. Lantas saja semua orang penasaran apa gerangan terjadi yang membuat si ketua kelas alay itu berteriak.
Mereka mulai berbondong-bondong datang, beberapa dari mereka membawa peralatan seperti sapu, tongkat, bola dan tentu saja ada berbagai macam merek handphone dan kamera untuk mengabadikan peristiwa tersebut.
Ketika sudah sampai pada asal suara, mereka ternganga tertegun ter-syok terkaget terhura, melihat sepasang manusia yang tengah tidur di dalam kelas dengan keadaan yang memprihatinkan.
Bayangkan saja, wajah kedua orang itu kusam dekil badan bau dan keadaan mereka acak-acakan sungguh memprihatinkan.
Karena terlalu banyaknya murid yang mengerumpul, seorang guru datang mengusir murid-murid itu.
“Pergi kalian pergi, jika dalam hitungan ke-3 kalian tidak pergi, lihat saja kalian akan mendapatkan hukuman, hussst hussst hussst” layaknya seorang pengembala yang sedang mengatur hewan nya.
“HEI KALIIIAN BERDUUUAAAA, BAAAANGUUUUUN” teriak guru itu disebelah kuping mereka berdua.
Gleeek.
Karena suara yang sangat nyaring cetar membahana badai melintang itu SeokJin dan SooRi mampu terbangun dari mimpinya.
“Aaaaoooooom, apa yang terjadi ? eeeh ada saem disini ? kenapa ada di rumahku saem ?” tanya seokjin dengan tampang polos nya habis tidur sambil mengucek-ucek matanya.
“Eeeh SooRi juga disini” tambahnya.
Sedangkan SooRi hanya diam, mencoba mengumpulkan nyawanya dan mencoba mengingat-ingat apa yang telah terjadi.
“Ommo” aaah akhirnya park soori sudah menyadari apa yang terjadi, dia kemudian berlari meninggalkan kelas guru dan kim seokjin yang masih ngawur disana.
“YAAA PARK SOORI MAU KEMANA KAU ? AWAS NANTI JIKA KAU TERTANGKAP” teriak guru itu dikoridor dan membuat suaranya menggema.
To be continue ....

Sory GAJE....

Jangan lupa tinggalkan komentar ya ....
No copas, don’t plagiarisme !!!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar