Minggu, 14 Februari 2016

DIFFERENT LIFE [pt 2]

DIFFERENT LIFE

~Kling~
Tanda sebuah pesan masuk.
To : Kim SeokJin
 From : NN
 Gimana bro ? tuntas ?
~
To : NN
From : Kim SeokJin
Belum, masih proses .. -_-
~
Kumatikan handphone dan memfokuskan otakku ini pada pelajaran.
.
.
“Oke anak-anak pelajaran selesai. Jangan lupa kerjakan pekerjaan rumah kalian” ucap Mr. Kim lalu pergi meninggalkan ruang kelas.
Semua murid berhamburan keluar kelas. Kini tinggal diriku dan seorang yeoja yang masih didalam kelas, kulirik dia terlihat dia sedang berkutat dengan sebuah handphone lalu memasangkan heatset ditelinga kanan kirinya.
Beberapa selang kemudian, si yeoja itu berdiri meninggalkan tempat duduknya dan berjalan menuju pintu.

“Haruskah sekarang ?” gumamku pada diriku sendiri. Bukan takut atau gelisah tapi mengingat kejadian kemarin membuat diriku malu jika bertemu dengannya.
#Flashback
“Hei bocah, bagaimana jika kita main game ?”
Sebelum kujawab, dia segera meneruskan perkataannya.
“Ini mudah, curi seragam olahraga milik salah satu yeoja siang ini”
“Jika kau diam, berarti iya. Emmmm, baiklah kurasa kau menyutujui game ini. Sekarang cepat curi, dan tunjukkan buktinya padaku” perintahnya.
“Tapi …”
“Halah, tak perlu tapi-tapi an. Palli ah palli” karena merasa kemarahannya mulai memuncak segera kuturuti saja perintah itu, ya walau dengan setengah hati.
Hari ini jadwal olahraga kelasku, jadi mudah saja mengambilnya, pikirku.
Melihat keadaan sekitar yang sepi, kumulai kegiatanku. Mengambil seragam itu secara acak.
“Maaf kawan, kau mungkin akan terkejut kebingungan dll, tapi jika ini tidak kulakukan aku akan kehilangan setengah nyawaku lagi” gumamku sendiri pada seragam olahraga ini dan segera kuberikan pada si penyuruh itu.
“Waw, cepat sekali kau, atau jangan-jangan kau meminjam seragam itu. Iyakan” terta nya.
“Tidak, lihat saja pasti akan ada anak yang kebingungan mencari seragam itu” jawabku santai.
“Hooo, baiklah. Kembalikan seragam ini sekarang juga” perintahnya lagi.
“Apa ??” bagaimana mungkin, mengambilnya saja dengan susah payah, eee disuruh ngembaliin gitu aja. Teller nih bocah.
“Ooo jadi mau melawan”
Tanpa basa-basi lagi, kurebut seragam itu dengan paksa lalu pergi menuju tempat tadi.
.
Saat akan memasukkannya kedalam tas, aku kepergok oleh salah seorang yeoja dari belakang.
‘Mampus’ ucapku dalam hati.
“Apa yang kau lakukan ?” tanyanya.
“Bukan urusanmu” jawabku singkat dan tetap stay cool.
“Lalu seragam milik siapa itu, bukankah itu seragam milik yeoja ?” selidiknya.
“Em aku hanya ingin mengembalikan, dan pemilik seragam ini adalah pacarku” jawabku asal.
“Hahahaha” tawanya pecah menggelegar tapi dipaksakan.
“Ya dasar bodoh, seragam ini milikku, dan kenapa bisa ada ditanganmu ? apa kau pencuri ?”
‘Apa ? Dasar bodoh bodoh bodoh, kau bodoh sekali Kim SeokJin’ gerutuku.
“Apa kau disuruh, namja-namja nakal itu lagi ?”
BINGGO, kau tepat sekali. Tapi wajah itu, kenapa baru sekarang aku melihat dia memperlihatkan raut wajah yang tak pernah ia perlihatkan pada yang lain.
“Ya aku tau, sudahlah aku pergi dulu. Dan jangan mencuri seragamku lagi. Jika sekali lagi aku melihatmu mencuri seragam lagi akan ku adukan ke guru BP” ancamnya.
“Ooooh ya ada yang tertinggal, aku ----- bukan ------ PACARMU” ucapnya sambil berteriak tepat dilubang telingaku.
#Flashback Off
sebenarnya itu bukan hal yang terlalu memalukan, tapi itu kuat membuatkan malu untuk berbica dengannya. Kuurungkan niatku untuk memanggil namanya.
~Drttttt drttttt drtttttt~
Getar telepon menandakan ada panggilan masuk yang ingin segera diangkat.
“Yeoboseyo”
“Bagaimana ?” ucap seseorang yang ada diseberang sana.
“Kita tunda dulu, keadaan kurang mendukung. Tenang akan segera kuselesaikan” ucapku lalu segera kuputuskan hubungan telepon ini.
.
.
“Ada berita apa hari ini” tanya ku pada diriku sendiri sambil me-scroll beranda facebook mencari berita yang terbaru.
Kegiatan itu terhenti ketika ada sebuah e-mail masuk.
Kubaca pesan itu, pelan-pelan memahami setiap kata kalimat paragraf. Mwo jinja ??? Applause-applause, semudah inikah.
Kuambil jaket dan kukirimkan sebuah pesan pada seseorang.
To : NN
From : Kim SeokJin
Sebentar, mungkin sebentar lagi misi kita akan berhasil. Aku dapat sebuah pesan penting dari utusan.
~
To : Kim SeokJin
From : NN
I can’t wait.



To Be Continue ….

NB : mian, kalo cerita nya ngawur. Kekurangan ide nih. Oooh iya, identitas Kim SeokJin kali ini belum terungkap. Ada yang penasaran gak ?? gak ada ya. Okedeh …-_-



JJ
Nocopas ya, always follow me. 
Jangan lupa tinggalkan komentar ... 




hafildahero@gmail.com 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar