DIFFERENT LIFE
~Kling~
Tanda sebuah pesan masuk.
To : Kim SeokJin
From : NN
Gimana
bro ? tuntas ?
~
To : NN
From : Kim SeokJin
Belum, masih proses .. -_-
~
Kumatikan handphone dan memfokuskan otakku ini pada
pelajaran.
.
.
“Oke anak-anak pelajaran selesai. Jangan lupa kerjakan
pekerjaan rumah kalian” ucap Mr. Kim lalu pergi meninggalkan ruang kelas.
Semua murid berhamburan keluar kelas. Kini tinggal diriku
dan seorang yeoja yang masih didalam kelas, kulirik dia terlihat dia sedang
berkutat dengan sebuah handphone lalu memasangkan heatset ditelinga kanan
kirinya.
Beberapa selang kemudian, si yeoja itu berdiri meninggalkan
tempat duduknya dan berjalan menuju pintu.
“Haruskah sekarang ?” gumamku pada diriku sendiri. Bukan takut atau gelisah tapi mengingat kejadian kemarin membuat diriku malu jika bertemu dengannya.
#Flashback
“Hei bocah, bagaimana jika kita main game ?”
Sebelum kujawab, dia segera meneruskan perkataannya.
“Ini mudah, curi seragam olahraga milik salah satu yeoja
siang ini”
“Jika kau diam, berarti iya. Emmmm, baiklah kurasa kau
menyutujui game ini. Sekarang cepat curi, dan tunjukkan buktinya padaku”
perintahnya.
“Tapi …”
“Halah, tak perlu tapi-tapi an. Palli ah palli” karena
merasa kemarahannya mulai memuncak segera kuturuti saja perintah itu, ya walau
dengan setengah hati.
Hari ini jadwal olahraga kelasku, jadi mudah saja
mengambilnya, pikirku.
Melihat keadaan sekitar yang sepi, kumulai kegiatanku. Mengambil
seragam itu secara acak.
“Maaf kawan, kau mungkin akan terkejut kebingungan dll, tapi
jika ini tidak kulakukan aku akan kehilangan setengah nyawaku lagi” gumamku
sendiri pada seragam olahraga ini dan segera kuberikan pada si penyuruh itu.
“Waw, cepat sekali kau, atau jangan-jangan kau meminjam seragam
itu. Iyakan” terta nya.
“Tidak, lihat saja pasti akan ada anak yang kebingungan
mencari seragam itu” jawabku santai.
“Hooo, baiklah. Kembalikan seragam ini sekarang juga”
perintahnya lagi.
“Apa ??” bagaimana mungkin, mengambilnya saja dengan susah
payah, eee disuruh ngembaliin gitu aja. Teller nih bocah.
“Ooo jadi mau melawan”
Tanpa basa-basi lagi, kurebut seragam itu dengan paksa lalu
pergi menuju tempat tadi.
.
Saat akan memasukkannya kedalam tas, aku kepergok oleh salah
seorang yeoja dari belakang.
‘Mampus’ ucapku dalam hati.
“Apa yang kau lakukan ?” tanyanya.
“Bukan urusanmu” jawabku singkat dan tetap stay cool.
“Lalu seragam milik siapa itu, bukankah itu seragam milik
yeoja ?” selidiknya.
“Em aku hanya ingin mengembalikan, dan pemilik seragam ini
adalah pacarku” jawabku asal.
“Hahahaha” tawanya pecah menggelegar tapi dipaksakan.
“Ya dasar bodoh, seragam ini milikku, dan kenapa bisa ada
ditanganmu ? apa kau pencuri ?”
‘Apa ? Dasar bodoh bodoh bodoh, kau bodoh sekali Kim SeokJin’
gerutuku.
“Apa kau disuruh, namja-namja nakal itu lagi ?”
BINGGO, kau tepat sekali. Tapi wajah itu, kenapa baru
sekarang aku melihat dia memperlihatkan raut wajah yang tak pernah ia
perlihatkan pada yang lain.
“Ya aku tau, sudahlah aku pergi dulu. Dan jangan mencuri
seragamku lagi. Jika sekali lagi aku melihatmu mencuri seragam lagi akan ku
adukan ke guru BP” ancamnya.
“Ooooh ya ada yang tertinggal, aku ----- bukan ------
PACARMU” ucapnya sambil berteriak tepat dilubang telingaku.
#Flashback Off
sebenarnya itu bukan hal yang terlalu memalukan, tapi itu
kuat membuatkan malu untuk berbica dengannya. Kuurungkan niatku untuk memanggil
namanya.
~Drttttt drttttt drtttttt~
Getar telepon menandakan ada panggilan masuk yang ingin
segera diangkat.
“Yeoboseyo”
“Bagaimana ?” ucap seseorang yang ada diseberang sana.
“Kita tunda dulu, keadaan kurang mendukung. Tenang akan
segera kuselesaikan” ucapku lalu segera kuputuskan hubungan telepon ini.
.
.
“Ada berita apa hari ini” tanya ku pada diriku sendiri
sambil me-scroll beranda facebook mencari berita yang terbaru.
Kegiatan itu terhenti ketika ada sebuah e-mail masuk.
Kubaca pesan itu, pelan-pelan memahami setiap kata kalimat
paragraf. Mwo jinja ??? Applause-applause, semudah inikah.
Kuambil jaket dan kukirimkan sebuah pesan pada seseorang.
To : NN
From : Kim SeokJin
Sebentar, mungkin sebentar lagi misi
kita akan berhasil. Aku dapat sebuah pesan penting dari utusan.
~
To : Kim SeokJin
From : NN
I can’t wait.
To Be Continue ….
NB : mian, kalo cerita nya ngawur. Kekurangan
ide nih. Oooh iya, identitas Kim SeokJin kali ini belum terungkap. Ada yang
penasaran gak ?? gak ada ya. Okedeh …-_-
JJ
Nocopas ya, always follow
me.
Jangan lupa tinggalkan
komentar ...
hafildahero@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar