Tittle: REMEMBER YOU [NEW
VERSION] 5
Author: @hhero
Genre: AU, Sad, Romance, Friendship, Life School
Rating: T
Cast: Kim SeokJin (BTS), Park
SooRi (OC), OC
Length: Chapter
Disclaimer : terinspirasi
dari pengalaman author sendiri (10%) plus khayalan-khayalan author yang gak
pernah kejadian di kehidupan nyata dan beberapa ff yang dah gue baca, FF
abal-abal alur plot pasaran.
A/N : bisa dibilang ini
terusanya REMEMBER YOU, tapi ini beda versi. Terserah kalian lah gimana
bacanya, tapi gue saranin baca REMEMBER YOU dulu, supaya ngerti gimana
asal-usul mereka. Oke !!!
-
-
HAPPY
READING
-
-
@PREVIEW
“Ya Park SooRi-ah kenapa kau lama sekali aku kan sudah menunggumu dari tadi” ucap SeokJin yang sepertinya sudah lama berdiri mematung disana.
“Waaah sepertinya pangeranmu sedang menunggu tuh” pinta temanku.
“Ya kenapa kau disini haaah, ada apa ? kenapa kau selalu menggangguku beberapa hari ini ?” tanyaku.
“Aku aku aku hanya ingin bersama denganmu” jawabnya.
“Lalu ? untuk apa ? haaa ? lagian kita juga tak terlalu dekat. Apa kau menyukaiku ? haaa ?” tanyaku langsung to the point tak ingin banyak basa-basi.
“Emmm emm”
“Ah sudahlah, maaf hari ini aku tak ikut. Mood ku sedang jelek. Kapan-kapan aku ikut. Daaaah” ucapku segera meninggalkan mereka.
.
.
.
“Hahaha, bagaimana bisa itu terjadi ? hahaha ” candaku pada mereka.
“Hahaha”
“Hahaha”
“Hahaha”
Kami tertawa lepas seperti
biasa, satu orang mendongeng semua mendengarkan dan memberi komentar.
“Oooh ya bagaimana jika
pulang nanti kita pergi ke kedai tteokbokki ? aku sangat merindukan rasanya”
“Benar juga, rasa pedasnya.
Huuuh, menggiurkan. Hahaha”
“Waaah sebenarnya hari ini
aku ingin diet”
“Ya kau itu tak usah diet.
Menurutku tubuhmu lebih bagus seperti ini” kataku.
“Iya benar”
“Benarkah ?”
“Hm” sambil mengangguk
bersama-sama.
“Baiklah hari ini aku tak
perlu diet”
#Kedai Tteokbokki
“Ya ahjumma, kami rindu
sekali aku dengan tteokbokki buatanmu ini, tak ada yang bisa menandingi. Ku
beri 2 jempolku untukku. Mungkin perlu 2 jempol kakiku juga. Hahaha” ucapku
pada pemilik kedai ini.
“Ya benar sekali ahjumma, ini
memang enak”
“Ya ya ya, kenapa kalian
jarang kesini akhir-akhir ini ?” tanya ahjumma.
“Emm kami sibuk ahjumma,
maklum sebentar lagi ada ujian akhir semester, jadi kami harus ekstra belajar”
jelasku.
“Ya ahjumma mengerti,
belajarnya yang giat”
“Baiklah ahjumma” ucap kami
dengan semangat.
Ahjumma ini adalah pelayan di
sebuah kedai tteokbokki langganan kami, rasa tteokbokki nya sungguh, aaaah
lumer dimulut. Setiap pulang sekolah kami sering kemari.
@KimSeokJinPOV
“YA SeokJin, hyung”
“Wae ?” tanyaku pada
dongsaeng ku ini.
“Kenapa wajah hyung kecut
seperti itu ?”
“Ya apa itu terlihat sekali
?”
“Tentu saja, lihatlah wajahmu
itu, kemana hyungku Kim Seok-Jin yang kukenal ?”
“Entahlah, mungkin hilang
ditelan bumi”
“Ya apa kau sedang bercanda
padaku. Itu bukan candaan yang bagus seharusnya kau berguru dulu padaku”
‘Haruskah ku katakan mu ?
haruskah ? memang sekarang ini aku butuh seseorang untuk mendengarkan ceritaku
ini’
“Yak, apa kau melamun hyung ?”
“Kau bisa menceritakan nya
padaku hyung, apakah itu tentang yeoja ? ooo apa kau baru putus dengannya ?
katakan saja padaku. Kemungkinan aku dapat memberi masukan. Ingat jangan
terlalu banyak memendam perasaan. Bisa-bisa kau jadi gila” adik ku ini sungguh
perhatian padaku.
‘Benar juga apa katamu’
“Sebenarnya kakakmu yang
tampan ini ....”
“Sebenarnya apa ?”
Akhirnya aku menceritakan
semua masalah panjang kali lebar kali tinggi sama dengan luas kepada adik
satu-satunya itu yap namanya Kim NamJoon.
“Lalu untuk apa kau disini
hyung, kejar dia. Jangan kau sia-siakan waktumu. Ingat satu kata bisa merubah
segalanya. Cepatlah apa hyung yang kau tunggu lagi ?”
Segera ku pergi menuju rumah
Park SooRi .
.
.
Rumah kami tidak terlalu
jauh, jalan kaki pun sampai mungkin memakan waktu 10 menit. Wah kata apa yang
akan aku katakan padanya, kenapa aku terburu-buru kesini. Bodoh bodoh bodoh.
“Ya Park SooRi-aa aku ingin
bicara padamu”
“Park SooRi-aa”
“Park SooRi-aa”
“Park SooRi-aa” teriak ku
dari luar pagar rumah Park SooRi. Mungkin tetangga menganggap ku gila. Ya
iyalah mana ada malam-malam begini ada orang yang teriak-teriak seperti orang
gila dan mengganggu orang tidur saja.
“Ya bisa diam tidak, apa kau
tak tau waktu. Ini saat nya orang tidur. Pergilah” usir seorang tetangga yang
merasa terganggu itu.
“Hehehe maaf ahjussi” ucapku
sambil mengeluarkan senyum termanisku supaya tak dimarahi lagi.
“Kenapa dia tak
keluar-keluar. Apa dia sudah tidur. Apakah aku harus pulang dengan tangan
hampa. Waaah parah”
“Baiklah ya Park SooRi ku tahu
kau mendengarku.. aku disini ingin mengatakan sesuatu yang penting padamu.
Keluarlah Park SooRi-aah” teriakkku sekuat tenaga.
“Ya kau masih disana” kurasa
tetangga yang satu ini sudah tak sabar.
“Byuuuuur”
Disiram air, habis dimarahi
dan itu semua tak ada hasilnya. Perjuanganku ini sungguh sungguh harus dikasih applause. Lihat saja Park SooRi aku akan
mendapatkanmu.
@ParkSooRiPOV
Siapa sih malam-malam begini
manggil-manggil, apa dia hantu ? ya itu tidak mungkin.
“Apa ? Kim SeokJin didepan
rumahku ? Manggil-manggil namaku. Gila nih orang untuk apa dia kesini ?”
“Baiklah ya Park SooRi ku tahu
kau mendengarku.. aku disini ingin mengatakan sesuatu yang penting padamu.
Keluarlah Park SooRi-aah” teriak Kim SeokJin.
“Apa aku harus keluar ya ?”
“Tidak”
“Lupakan Kim Seok-Jin,
lupakan. Dia hanyalah masa lalumu. Lupakan Park SooRi lupakan dia”
“Byuuuuuur”
“Suara apa itu ?”
“Ya hahaha dia disiram
hahaha?”
“Kasihan sekali, biarlah
mungkin itu bisa membuat nya pulang”
Kututup lagi gorden yang tadi
sedikit ku buka.
Drrrrt drrrrt drrrrrt
Ponselku bergetar menandakan ada pesan masuk.
From
: Unkown Number
Ya
kenapa kau tak keluar.
To
: Unkown Number
Nugusheo
..?
From
: Unkown Number
Kim
Seok-Jin
To
: Unkown Number
Untuk
apa kau kerumahku ?
From
: Unkown Number
Ada
yang ingin kukatakan padamu, ini penting. Keluarlah, kutunggu kau di taman.
To
: Unkown Number
Ini
sudah malam. Aku tak mau.
From
: Unkown Number
Ayolah
sebentar saja, kumohon
To
: Unkown Number
Mianhe.
Kumatikan ponselku.
.
To
be continue ....
A/N : gimana ada yang
penasaran gimana kelanjutan cerita ini ?? (gak ada). Oke gue kuat kok, gue
harus kuat kayak BTS (padahal nangis dipojokan). Gak-gak Cuma bercanda, oke
terus ikutin gue .....
Jangan lupa tinggalkan komentar
ya ....
No copas, don’t plagiarisme
!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar