Rabu, 20 Juli 2016

REMEMBER YOU [NEW VERSION pt.3]


Tittle: REMEMBER YOU [NEW VERSION] 3
Author: @hhero
Genre: AU Sad Romance
Rating: T
Cast: Kim SeokJin (BTS), Park SooRi (OC), OC
Length: Chapter
Disclaimer : terinspirasi dari pengalaman author sendiri (10%) plus khayalan-khayalan author yang gak pernah kejadian di kehidupan nyata dan beberapa ff yang dah gue baca, FF abal-abal alur plot pasaran.
A/N : bisa dibilang ini terusanya REMEMBER YOU, tapi ini beda versi. Terserah kalian lah gimana bacanya, tapi gue saranin baca REMEMBER YOU dulu, supaya ngerti gimana asal-usul mereka. Oke !!!

~~TYPO EVERYWHERE~~
-
-
HAPPY READING

-
-

@Preview

@KimSeokJinPOV
“Ya Kim SeokJin, ini ada seorang yeoja yang mengembalikkan jasmu. Namanya ..., siapa ya, oh oh Park SooRi”
Segeraku angkat kepalaku.’ Apa tadi dia bilang apa ? Park SooRi ? Benarkah ?’
“Dimana dia ?”
“Sepertinya sudah kembali. Oooh ini jas mu”
Segera ku kejar yeoja itu, tapi hasilnya nihil. Aku tak menemukannya.

Pulang sekolah ini akan kutunggui dia digerbang sekolah.
.

.

“Ya Park SooRi-ah” panggilku segera setelah melihat dia keluar dari sekolah.
“Ada apa ?” tanyanya.
“Emm ya apa kau tak mau berterimakasih padaku ?”
“Tentang apa ?”
“Apa kau sudah lupa ? Tadi saat di UKS, dan juga jas ini. Apa kau tak berterimakasih ?”
“Oooo, terimakasih atas segala bantuan anda sehari ini. Saya sangat menyusahkan anda. Gamsahamida, sunbae” ucapnya dengan nada dingin tanpa senyum lalu membungkukkan badanya.
“Ya, apa hanya itu saja ?”
“Iya, lalu apa lagi ?”
“Ayo temani aku jalan-jalan” ucapku sambil memegang tanganya. Jaga-jaga agar dia tak melarikan diri.
“Waaah maaf ya aku hari ini tak bisa, banyak tugas. Lagi pula badanku juga tak enak. Kau lihat tadi sendirikan.”
“Oooh iya, bagaimana jika ku antar kau pulang ?? Rumah kita kan satu arah”
“Tak usah, aku lebih suka naik bus. Daaah” ucapnya sambil memperlihatkan senyum manisnya.
“Apa ? Dia memberiku senyuman. Benarkah ini ? Mimpikah aku ? Anni. Ya Park SooRi-aa” panggilku. Panggilku terlambat ketika dia memasuki bus. Yah sial.
@ParkSooRiPOV
“Ah cepat sekali sudah pagi, Hooammm” ucapku.
“Oemma, aku pergi dulu, daaaaah” ucapku sambil mengambil beberapa potong roti di meja.
“Yak, setidaknya minum susu dulu”
Tak ku hiraukan kata-kata oemma, ya itu memang kebiasaanku. Maaf oemma, hari ini aku sudah telat, aku tak ingin dihukum lagi.
“Ya Park SooRi-ah” panggil seseorang dari belakang.
Kubalikkan badanku dan ya namja bernama Kim SeokJin sedang berlari kearahku.
“Aaah biarkan saja, bisa-bisa ketinggalan bus nanti” geramku.
“Ya Park SooRi tunggu aku !!”
“Ya tepat sekali waktuku, bus sudah datang” segera ku masuk bus, tanpa menghiraukan seseorang yang dari tadi memanggilku.
@KimSeokJinPOV
“Yak Park SooRi. Aaah Dasar bocah ini”
“Ya ya yak, apa dia mau meninggalkanku ? Apa dia tak mendengarkan teriakanku. Aaah sial” geramku sambil berlari.
“Yak tunggu pak” ucapku sambil menggedor-gedor kaca jendela bus.
“Ahh akhirnya berhenti juga. Awas kau Park SooRi. Terimamakasih pak”
‘Dimana dia ? Yak ketemu’
“Ya Park SooRi-ah, kenapa kau meninggalkanku ? haaa ?”
“.....”
“Ya Park SooRi apa kau tau tadi aku menunggumu, kau malah meninggalkanku”
“.....”
“Park SooRi kau mendengarku tidak ?”
“Ada apa sih ?” ucap nya sambil melepas headseat yang terpasang ditelinganya dari tadi.
“Ada apa haaah ?”
“Emmm, apa tadi malam mimpimu menyenangkan ?” tanyaku ngawur.
“.....”
“Ya kenapa kau tak menjawab ?”
“Lihat sekitarmu disini banyak orang, apa kau tak tau malu ?”
“Hehehe benar juga” ucapku sambil menunjukkan senyum lebarku. Tapi tetap saja wajahnya dingin cuek.
“Ya kenapa wajahmu seperti itu, kau gugup ya ada namja ganteng didekatmu”
“Haaaah” ucapnya sambil mengerutkan dahi.
@ParkSooRiPOV
“Ya kenapa wajahmu seperti itu, kau gugup ya ada namja ganteng didekatmu” katanya sambil menunjukkan wajah aneh nya.
‘Ya hampir 100 % benar terkaanmu itu’
“Haaaah” ucapku sambil mengerutkan dahi.
“Ya dasar memalukan, pergi sana, jangan dekat-dekat denganku” ucapku sambil mengusirnya dan menjauhkan tubuhnya dariku.
“Bilang saja, semua orang sudah tau kok, kalau aku ini ganteng. Ya kan jujur saja”
Kulihat sekeliling melihat kita berdua, ada yang berbisik-bisik, ada juga yang tertawa. “Wah ini benar-benar memalukan”
“Pergi sana, jauh-jauh, huuuuush”
“Ya kau mengusirku ? Wah belum tau ya kau aku ini siapa?”
“......”
“Mau kuberi tau disini, ah atau mau kutunjukkan saja disini. Sekarang”
Wajahnya mulai mendekat denganku. Semakin mendekat-mendekat, dan secara spontan kutampar wajah namja ini.
“Plakk”
“Ya kenapa kau menamparku ?”
“Aku hanya ingin membantu”
@KimSeokJinPOV
Kudekatkan wajahku pada wajahnya, semakin dekat semakin dekat, hingga sebuah pengalaman tak terlupakan menimpaku.
“Plakk”
“Ya kenapa kau menamparku ?” sambil mengelus-elus pipiku yang sudah terlukai olehnya.
“Aku hanya ingin membantu”
Semua orang tertawa, bagi mereka ini mungkin hiburan dipagi hari. Tapi aku, wajahku ditampar didalam bus dan banyak orang ini adalah pengalaman yang benar-benar paling memalukan bagiku
“Ya membantu apanya, sakit tahu”
“Aku hanya ingin menyadarkan dirimu, kukira tadi kau sedang kesambet. Jadi berterimakasihlah padaku”
“Apaa ? kau bilang aku kesambet ?”
Tanpa menjawab dia segera turun dari bus, ya memang kita sudah sampai didepan sekolah.
“Ya tunggu aku, kau telah menamparku. Apa kau tak minta maaf padaku”
Tanpa menyambung dia segera berlari kekelasnya.
“Dasar, untung saja dia seorang yeoja, kalau tak mungkin sudah ku @#$%”
+++++++
“Yak kenapa kau, lihatlah pipimu itu merah sekali. Apa yang tadi kau lakukan ? apa kau mengintip seseorang lalu kau ditampar ? Atau kau melakukan hal-hal yang senonoh pada seorang yeoja. Waw kukasih jempol kau !!” tanya teman sebangkuku.
“Sudahlah aku sedang tak ingin banyak bicara”
Kulipat tanganku lalu kutenggelamkan wajahku kekedua tanganku.
.

To be continue ....

A/N : gimana ada yang penasaran gimana kelanjutan cerita ini ?? (gak ada). Oke gue kuat kok, gue harus kuat kayak BTS (padahal nangis dipojokan). Gak-gak Cuma bercanda, oke terus ikutin gue .....

Jangan lupa tinggalkan komentar ya ....
No copas, don’t plagiarisme !!!


3 komentar: