DESTINY ? IT’S THAT TRUE ?
@Preview
“Maaf
Maaf jika aku tak disana ketika kamu gelisah
,
Maaf jika aku tak punya kendali atas waktu
dan jarak,
Maaf untuk semua gelisah yang kau rasakan,
Maaf karena diam-diam aku yang egois ini
senang saat rindumu hanya untukku
seorang.”
[Kutipan dari sebuah buku karya Moammar emka
; Dear you]
Sebuah penggalan kalimat itu membuat hatiku bergetar,
kucermati kata makna setiap kata.
Entah kenapa kepalaku jadi pusing, dunia ini serasa
berputar.
.
Aaah kepala ini pening banget, ku lihat keadaan sekitar,
aku di UKS ?? gimana bisa disini ? tadi kan ada di kelas ….
Lalu seperti sebuah potongan-potongan puzzel yang mulai
menyatu, ingatan ku
kembali, disaat masih dikelas, baca buku milik Oh HaYoung,
kepala pusing, lalu …… dah Cuma ingatan itu dapat yang aku ingat.
Kuangkat tubuh ini , mencoba untuk berdiri. Sebelum keluar
UKS, terdengar sebuah langkah kaki yang keras cepat dan tergesa-gesa, seperti
berlari. Suara itu semakin mendekat semakin mendekat dan booom , apa yang
kulihat ??
Dia dia yeoja itu menatapku, menatapku lekat tanpa kedip. Lalu didekatkannya
wajahnya padaku. Semakin dekat dekat, jarak wajah kami kira-kira hanya 5 cm. Beberapa
detik kami bertatapan, dan akhirnya dia menjauhkan wajahnya dariku.
“Ya, kenapa kau bisa sampai pingsan ? haaa ? apa kau punya
penyakit ?” ucapnya.
Wah apakah dia menghawatirkanku ? benarkah ? aaah itu tidak
mungkin, dia kan anak nya cuek. Tapi,,, kenapa dia datang kesini ? mungkinkah
dia suka padaku ?? pikiran-pikiran itu terus menghantui pikiranku.
Semua yang dia katakan terasa seperti musik lembut yang mendamaikan
diriku.
“Ya apa kau mendengarku ?? apa mungkin karena pingsanmu
tadi, pendengaranmu berkurang atau mungkin menghilang ? benarkah ?”
Hahhaha lucu sekali wajah itu, wajah kawatir itu ooooh
sungguh imut, ingin ku cubit pipinya atau bahkan menciumnya. Ooooh. Pikiran-pikiran
itu semakin menjadi-jadi dalam otakku.
“Yakk” bentaknya dengan suara yang keras dan mampu
menghilangkan pikiran-pikiran aneh tadi.
.
.
#Night
Ooooh kejadian tadi pagi, sungguh sungguh Oooo My God. Aku sudah
tak tahan dengan semua ini. Harus segera ku katakan isi hati ini kepadanya.
Kuambil telefon genggam yang berada di atas meja, lalu
mengetikkan sebuah kalimat berpenuhkan makna itu padanya.
‘naneun dangsin-eul salang haeyo’
Tapi ketika ingin memencet tombol Send hati ini ragu,
apakah jika kukirim dia mau menerimaku atau …. ?
Aaaah betapa bodohnya aku kenapa tak memikirkan ini
sebelumnya, untung saja belum kukirim. Bodoh bodoh ….
Lalu bagaimana sekarang ? haruskah ku pergi kerumahnya lalu
bertemu dengannya lalu mengatakan isi hatiku ?
Atau
Aku teriak-teriak didepan rumahnya lalu ketika dia keluar
rumah akan ku katakan isi hatiku, dan semua orang atau tetangga nya akan
menjadi saksi mata cinta kami ?? aaah itu tidak mungkin , kemungkinan diterima
30% dan juga mungkin saja akan di beri sebuah ember yang diisi air dan
menjatuhkannya didepan wajahku. Oooh itu mungkin saja, lalu harus bagaimana ??
Atau
Pergi kerumahnya lalu mengajaknya pergi ketaman yang tenang
dan indah dan menyatakan cinta padanya. Lalu
dia menerimaku … aaah benar, mungkin ini berhasil.
Beberapa hayalan-hayalan itu mulai muncul dipikiranku…
To
be continue .......
Jangan
lupa tinggalkan komentar ya ....!J
JJ
hafildahero@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar