Kamis, 23 Juni 2016

RUN


Tittle: RUN
Author: @hhero
Genre: AU Sad Romance
Rating: T
Cast: Kim SeokJin (BTS), Anonymous Character
Length: Ficlet
Disclaimer : terinspirasi dari berbagai ff yang dah gue baca dan ide dari otak author, alur plot nya pasaran.
-
-
Happy reading ...!!
-
-
“Menangislah jika itu kau sudah tak kuasa tuk manahannya”
“Keluarkan semuanya”
“Bagi lah kesedihanmu padaku”
“Carilah aku”
“Datanglah padaku jika kau membutuhkan sesuatu”
“Aku akan selalu berada disampingmu”
“Walau hanya sesaat ...”
-
-
-
@AUTHOR POV
Drrrt drrrt drrrrt
Benda kotak yang berada disaku celana si pemilik bergetar menandakan sebuah pesan masuk. Si pemilik kemudian mengeluarkan benda itu dan mengusap layar menggunakan ibu jarinya.
Seketika raut wajah si pemilik berubah, bercampurlah rasa tidak percaya sedih dan terkejut. Air mata kini telah meluncur membasahi pipi mulusnya dan secepatnya ia menyeka air mata itu dan pergi mencari seseorang.
Siapakah seseorang itu ?
Entahlah, tapi hanya satu yang ia pikirkan saat ini.
Teman masa kecilnya ....
Namja itu terus berjalan mencari seseorang yang sangat ia butuhkan saat ini. Sedangkan benda kotak itu masih berada ditanganya.
Drrrrt drrrrt drrrrt
Beberapa kali benda kotak itu bergetar tapi ia tak menghiraukannya, entah sudah puluhan pesan dan panggilan yang tak dijawab. Yang ada dipikiranya sekarang hanyalah menemui sosok yang ia perlukan saat ini.
Setelah membutuhkan waktu kira-kira 5 menit, akhirnya namja itu bertemu dengan sosok yang dicarinya.
Dengan lancang, namja itu memeluk orang itu dari belakang. Tentu saja si pemilik tubuh itu menolak, ia meronta dan sesekali ia lontarkan omelan padanya berharap orang yang tengah memeluknya ini melepaskan pelukan yang sangat erat ini dan membuat si pemilik tubuh sulit bernafas.
Tapi tak berselang lama, si pemilik tubuh merasakan pundaknya basah dan ia tahu bahwa air mata orang itu yang membuat pundaknya basah.
Yeoja si pemilik tubuh kemudian membalikkan tubuhnya menatap seorang namja yang tengah berdiri didepannya dengan mata sembab dan masih mengeluarkan air mata bahkan sekarang mulutnya mulai mengeluarkan isak tangisnya.
Si yeoja hanya bisa diam, ia mengenal siapa namja ini. Kim SeokJin ... teman semasa kecilnya. Kim SeokJin ...
Ingin yeoja itu memeluknya tapi ia ragu, mengingat sudah lama ia tak pernah berhubungan lagi dengan Seokjin.
Karena tak kuasa melihat namja yang berada dihadapanya ini menangis dengan berani ia menautkan jari-jemarinya pada jari-jemari SeokJin. Yeoja itu mengenggam nya dengan erat mencoba memberikan kehangatan dan kenyamanan pada namja yang tengah menangis didepannya ini.
Yeoja itu tak perlu bertanya kenapa namja didepannya ini menangis, karena dirinya sendiri sudah tahu menahu sebab namja itu menangis.
Kemudian yeoja itu mengajak Seokjin duduk disebuah bangku. Dengan jemari yang masih menggenggam yeoja itu membawa SeokJin untuk duduk disampingnya. Terasa canggung sekali disini.
Ia kumpulkan semua keberaniannya kemudian ia mencoba menaruh kepala namja itu pada pundaknya dan ...
Yah ini bisa dipanggil lancang tapi yeoja itu tetap diam. Si namja itu tengah memeluknya (lagi) dengan erat bahkan lebih erat dari yang sebelumnya, isak tangisnya beserta air mata ia tumpahkan pada yeoja yang tengah ia peluk ini. Ada rasa kehangatan dan kenyamanan tersendiri dari yeoja ini dan itu mampu membuat Seokjin lebih tenang.
“Keluarkan saja, keluarkan semuanya”
Yeoja yang berada disampingnya membalas pelukan dari Seokjin, mengelus ujung rambut itu dan mengucapkan beberapa kata yang ia harap mampu membuat Seokjin tenang.
“Menangis lah”
“Jangan kau simpan kesedihanmu sendirian”
“Bagi lah kesedihan mu padaku”
“Tumpahkan semua nya”
“Aku akan berada disisimu”
“Walau hanya sesaat ....” kata terakhir itu ia ucapkan dengan volume yang sangat kecil, dan tentu saja namja didepannya ini tidak mungkin mendengarnya.
Beberapa saat kemudian, air mata dan isak tangis itu mulai berkurang.
“Jin ..” panggil yeoja itu lirih.
“Jin ..” panggilnya lagi sembari mengelus ujung kepala itu dengan lembut dan tak dapat jawaban dari si pemilik nama.
Yeoja itu kemudian melepaskan pelukannya dan melihat wajah Seokjin yang tengah tertidur pulas dipelukannya.
Yeoja itu tersenyum mengingat jika ini pertama kalinya ia dekat sedekat ini dengan Seokjin setelah 10 tahun yang lalu.
Yeoja itu memberanikan diri menyentuh wajah pucat Seokjin, mengelusnya pelan dan sebuah senyuman kenyamanan tergambar diwajah Seokjin.
Yeoja itu ikut tersenyum tapi senyum itu tak berselang lama, melihat wajah Seokjin ia sungguh merasa iba dengan keadaannya yang sekarang sungguh berbeda dari yang dulu ia kenal.
“Kim Seokjin dulu sangatlah periang kuat dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Tapi sekarang, mungkin orang melihatmu bahwa kau kuat tapi kenapa dalam mu kau begitu rapuh. Kenapa Seokjin ? kenapa ? Jangan seperti ini lagi, aku sangat khawatir padamu. Seokjin hiks ... hiks hiks seokjin” ucap yeoja itu disela-sela tangisnya, mendekap Seokjin yang tengah tertidur.
.
.
“Aaaah, kepala ku pening sekali. Dimana aku sekarang ?” namja yang baru bangun  itu bingung melihat sekitar.
Kemudian mata nya tertuju pada sekotak susu dan sebungkus roti dengan sticky note yang tertempel di sana.
Apa kau sudah bangun ? Tentu saja kau sudah bangun karena kau sudah membaca tulisan ini.
Aku turut merasakan kesedihanmu.
Aku bersalah, ya aku bersalah seharusnya ini tidak terjadi.
Tapi semua itu sudah terlambat.
Aku sudah pergi ke alam yang tenang.
Jangan salahkan dirimu karena itu tidak akan merubah segalanya.
Lupakanlah semuanya,
Mulailah hidup baru yang lebih cerah
Jangan kau menyiksa dirimu pada kenangan masa lalu.
Minum dan makan ini, kau terlihat pucat dan suhu badanmu juga tinggi.
Jangan menjadi cengeng seperti itu.
Wajah tampanmu menjadi sangat jelek.
Jaga kesehatan.
Jangan makan ramen terus, sesekali makanlah nasi.
Maaf aku meninggalkan mu sendirian disini, aku harus pergi sekarang.
~Keep Smile. Keep Strong~
Salam hangat,
Teman masa kecilmu ^_^



~END~


HELLO EVERYBODY !!!
I’M COMEBACK membawakan ff yang abal-abal dan pasaran ini, setelah beberapa hari mengurung diri dalam kamar hanya untuk mengotak-atik isi otak dan akhirnya keluarlah ff abal-abal ini ...
Gimana ? bagus gak !!
Pada bingung ya bacanya, gue aja bingung nulisnya.
Sory aja kalo emang ff ini gak memuaskan, ya namanya juga manusia jadi ya banyak salah ....

Jangan lupa tinggalin komentar ya guys !!
JJJ




Tidak ada komentar:

Posting Komentar